Rencana Pembuatan Film perdana IDN Pictures, Balada Si Roy



Awal tahun ini dunia perfilman Indonesia mendapat angin segar dari IDN Pictures. Pada Desember 2020 lalu, IDN Pictures menggelar virtual konferensi pers yang menjadi ajang pengumuman deretan nama pemain film Balada Si Roy. Melalui konferensi pers ini pihak IDN Pictures juga mengkonfirmasi proses pembuatan film yang sedang berlangsung.

Balada Si Roy merupakan novel legendaris karya Gol A Gong yang sempat tenar pada masanya, akhir 80-an dan awal 90-an. Yupss masa dimana saya sendiri baru lahir dan hanya paham mewek, makan dan tidur. Kata beberapa sumber yang membahas tentang novel ini, karya tersebut diangkat Gol A Gong dari pengalaman travelingnya lalu ditulis dalam bentuk fiksi. Novel ini pada jamannya sangat digemari karena penuh dengan cerita yang terasa hidup tentang perjalanan-perjalanan menarik si Roy. Selain itu kritik terkait masalah sosial yang diselipkan Gol A Gong juga membuka wawasan pembacanya untuk mengetahui realita sosial yang kurang transparan di media.



Film pertama IDN Pictures & IDN Media ini diadaptasi dari novel legendaris karya Gol A Gong.  Film yang disutradarai oleh Fajar Nugros ini akan dirilis pada tahun 2021. Sejumlah artis muda berbakat akan membintangi film ini. Pemeran utama, Roy, akan dibintangi oleh Abidzar Al-Ghifari. Selain itu Film yang akan mengambil setting di daerah sekitar Banten, seperti Serang dan Rangkasbitung ini juga akan dimeriahkan dengan kehadiran artis jelita, Feby Rastanty​ sebagai Ani. 



Berikut merupakan deretan artis pemeran pendukung lainnya yang akan hadir dalam film ini:

  • Bio One​ sebagai Dullah
  • Zulfa Maharani​ sebagai Wiwik
  • ​Sitha Marino​ sebagai Dewi.
  • Jourdy Pranata sebagai Andi. 
  • Omara Esteghlal​ sebagai Toni. 
  • Yusuf Mahardika​ sebagai Edi. 
  • Dea Aditya​ sebagai Iwan.
  • Fachri Muhammad ​sebagai Sodik.
  • Maudy Koesnaedi​ sebagai ibu dari Roy. 
  • Kiki Narendra​ sebagai ayah dari Ani.




Para petinggi IDN Picture juga sangat antusias dengan pembuatan film perdana IDN Picture ini.



Pengangkatan kisah novel ini kelayar kaca ini juga disambut penuh antusias oleh komunitas Sahabat Balada Si Roy. “Bila harus dibandingkan dengan novel-novel barengannya pada masa itu, cerita Balada Si Roy ini memang lebih realistis, sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan remaja biasa seperti saya dan teman-teman saya,” ujar Daniel Mahendra selaku salah satu inisiator komunitas Sahabat Balada Si Roy.

Saya lihat novel ini dapat ditemukan dengan mudah di berbagai marketplace, baik versi cetakan terbaru maupun cetakan jadulnya. Nah, selagi menunggu film ini selesai dibuat, mungkin ada baiknya kita kepoin novel aslinya yang sangat legendaris di jaman ortu or kakak-kakak kita ini. 


No comments